7 Cara Manajemen Stress untuk Kesehatan Mental


Tips Manajemen Stress

1.Olahraga

Aktivitas ini dilakukan dalam intensitas ringan hingga sedang, seperti berjalan cepat, bersepeda, hiking atau jogging. Untuk mendapatkan manfaatnya, lakukan secara rutin setiap hari selama 20 hingga 30 menit.

2. Relaksasi Otot 

Stress membuat otot tubuh menjadi lebih tegang. Tak hanya otot, pikiran pun menjadi kacau dan tidak bisa berpikir dengan jernih. Untuk mengelola gejala yang muncul, pengidap bisa melakukan peregangan, pijat, mandi air hangat atau tidur.

3. Teknik Pernapasan Dalam

Teknik ini berguna untuk meningkatkan aliran oksigen ke sel-sel otak di kepala. Dengan begitu, tekanan dalam otak menjadi lebih ringan dan pengidap memiliki kemampuan berpikir yang jernih.

Adapun cara pernapasan dalam, yakni:

  • Duduk dalam posisi bersila atau berbaring.
  • Tutup kedua mata.
  • Bayangkan diri berada di tempat yang nyaman, seperti pantai atau pegunungan.
  • Tarik napas dalam secara perlahan dan keluarkan pelan-pelan.
  • Lakukan cara ini selama 5 hingga 10 menit.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Makanan ini berfungsi untuk menurunkan kadar hormon penyebab stress berlebihan. Dengan begitu, pikiran dan suasana hati menjadi lebih terkendali. Beberapa jenis makanan yang disarankan, yakni sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan daging tanpa lemak.

5. Jangan Terburu-buru

Banyaknya aktivitas dan kurangnya waktu membuat orang melakukan pekerjaan dengan terburu-buru. Ini berdampak pada peningkatan tekanan dalam otak yang berujung pada stress.

Salah satu caranya dilakukan dengan menyetel ulang jam 20 menit ke depan. Ini bertujuan agar seseorang tidak terburu-buru mempersiapkan diri ketika berangkat kerja dan terhindar dari kemacetan.

Kerjakan tugas yang paling penting terlebih dulu. Ketika otak sudah mulai stress terhadap tekanan, beristirahatlah sejenak. Cara lainnya, tolak rekan kantor yang meminta bantuan untuk melakukan pekerjaannya. 

6. Beristirahat

Mencukupi waktu istirahat dapat mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas. Cara ini efektif mengatasi dan mencegah perburukan gejala stress. Disarankan untuk memenuhi waktu tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malam.

Pengidap juga bisa meluangkan waktu 15 menit untuk melakukan meditasi, yoga atau tai chi sebelum tidur di malam. Ini bertujuan untuk menurunkan kadar tekanan dalam otak dan membuat tidur jadi lebih nyenyak.

7. Melakukan Hobi

Cara ini bisa membantu menenangkan ketegangan dalam otak akibat stress berlebihan. Dalam satu hari, coba sisihkan waktu selama 30 menit untuk melakukan aktivitas yang disukai, seperti mendengarkan musik atau menonton film.

Melakukan hobi efektif meningkatkan produksi endorfin, yakni hormon pemicu perasaan bahagia. Hormon ini juga bertanggung jawab memberikan energi yang lebih positif dalam diri seseorang.